Ridwan Kamil Siapkan Sepuluh Program untuk Kaum Santri di Jabar

10

Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat telah menyiapkan program untuk kaum santri. pada pidatonya di Apel Hari Santri Nasional yang bertemakan “Bersama Santri Damailah Negeri” di Alun-alun Dadaha Tasikmalaya pada tanggal 22 Oktober 2018.

Melalui semangat pembangunan Pemprov Jawa Barat yang di beri slogan “Jabar Juara Lahir Batin” Ridwan Kamil telah menyiapkan sepuluh Program yang disiapkan untuk kaum santri, yang diantaranya:

Pertama, disiapkanya Perda Pesantren di Jawa Barat agar Kyai dan santri di urus oleh negara dengan lebih baik dan dibantunya infrastruktur pesantren oleh negara. Lalu demi menjaga akidah dan mencintai aturan, Pemprov telah menyiapkan program Maghrib Mengaji dan Subuh Berjamaah agar pemuda menjadi ahli Masjid bukan ahli maksiat. Program Zakat Digital juga disiapkan demi menumbuhkan dan mempersatukan umat muslim menjadi umat yang dermawan dengan cara yang lebih kekinian.

Demi menjadikan Pesantren sebagai lembaga yang mandiri, Pemprov sedang menyiapkan program Satu Pesantren, Satu Perusahaan dan Satu Usaha.Bulan depan pemerintah akan memulai program Pelatihan Bahasa Inggris Kepada Ustadz-Ustadz yang nanti lulusan terbaiknya akan dikirim berdakwah ke seluruh dunia.Kemudian program Dakwah Digital disiapkan agar dakwah-dakwah bisa menyentuh aktifitas digital seperti Smartphone agar tidak diisi oleh kesia-siaan tetapi diisi oleh dakwah yang penuh kebermanfaatan.

Ridwan Kamil meminta bantuan kepada PBNU akan programnya Satu Desa Satu Hafidz Quran yang membutuhkan 6000 Hafidz Quran santri Ahlusunnah Waljamaah untuk 6000 desa di Jawa Barat. Lalu yang terakhir Pemprov Jabar akan me-landing-kan Kredit Mesra untuk mengurangi kemiskinan masyarakat Jabar dengan meminjamkan uang tanpa agunan yang transaksinya dilakukan di Masjid.

Dalam pidatonya tersebut Ridwan Kamil juga mengakui bahwa dirinya berasal dari keluarga santri. Kakek Ridwan Kamil K.H. Muhidin merupakan ulama yang ikut bertempur melawan penjajahan Belanda bersama ratusan Santrinya hingga Uwadari Ridwan Kamil mati syahid dalam pertempuran di Ujung Berung demi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sosok Ridwan Kamil yang lahir dari keluarga santri inilah yang memotivasi dirinya untuk mengeluarkan program-program yang diperuntukkan untuk kaum santri karena dirinya sendiri memang lahir dari komunitas santri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here