Sah, Rois Syuriah dan Ketua Tanfidziah PCNU Garut Lanjutkan Kepemimpinan di Periode 2020-2025

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) gelar Konferensi Cabang (KONFERCAB) NU ke-IX dan Peringatan Hari Lahir NU ke-94. Kegiatan tersebut dilaksankan di Pondok Pesantren Najahan, Bayongbong-Garut selama 2 (dua) hari, sejak hari Sabtu-Minggu, 1-2 Februari 2020.
KONFERCAB NU merupakan ajang perhelatan akbar di tingkat Wilayah dan Cabang untuk menentukan pimpinan PW atau PC NU di tiap tingkatan.
Sebelum KONFERCAB berlangsung, acara diisi dengan pawai ta’aruf, dilanjut dengan pembukaan yang di disertai pemberian penghargaan untuk rois syuriah dan ketua tanfidziah pertama PCNU Garut sampai terakhir, penyalur hadiah untuk kompetisi lomba dakwah dan dibuka dengan tampilan kreasi seni. Setelah acara pembukaan ditutup kemudian dibuka dengan sidang komisi.
Dari komisi yang dibagi menjadi 3 komisi, yaitu komisi program kerja, komisi bahsul masail, komisi rekomendasi. Selesai sidang komisi kemudian dilanjut dengan rapat tata tertib pemilihan rois syuriah dan ketua tanfidziah Kabupaten Garut untuk masa depan khidmat 2020-2025.
Dari hasil pemilihan tersebut, KH Rd Amin Muhyiddin dan Drs KH Atjeng Abdul Wahid terpilih kembali secara aklamasi menjadi rois syuriah dan ketua tanfidziah PCNU Kab. Garut untuk masa khidmat 2020-2025.
“Ari di papance’nan deui ku sadayana pihak, insya Allah sim abdi bade ngemban amanah, margi kango sim abdi ngabdi di NU mah sapaehna.” (kalau dipercaya oleh semua pihak, insya Allah saya akan mengemban amanah, karena bagi saya mengabdi di NU itu sampai akhir hayat) Tegas Atjeng Wahid ketika terpilih dihadapan semua peserta sidang.
Hal ini membuktikan rasa percaya pengurus MWC NU yang ada di Kabupaten Garut sangat tinggi kepada pengurus lama untuk kembali ke kepemimpinan PCNU Garut.
Mudah-mudahan dengan terpilihnya kembali pengurus lama bisa memberi semangat jama’ah di dalam jam’iah, juga bisa menumbuhkan semangat baru untuk generasi muda NU dimasa yang akan datang.
Hadir dalam acara pembukaan KH Muhammad Nuh Addawami selaku Rois Syuriah PWNU, KH Asep selaku Sekretaris PWNU Jawa Barat, Bupati Garut H. Rudi Gunawan, Kapolres Garut AKBP Dede Yudi Ferdiansyah, Dandim 0611/Garut Letkol. Inf. Erwin Agung Teguh Wiyono Andrianto ST MTr, Perwakilan dari DPRD Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Garut, Pimpinan Pondok Pesantren, Pimpinan Organisasi, Pimpinan Parpol, serta belasan ribu nahdliyin yang memadati lapang tempat penyelenggaraan KONFERCAB NU ke-IX dan Harlah NU ke-94.
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



