The news is by your side.

Shalat Puncak dari Syukur

Ilham Muhamad N – Shalat merupakan ibadah mahdoh yang wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim yang Sudah memasuki akil baligh. dalam ajaran Islam shalat dijadikan sebagai pondasi agama. Rasulallah saw bersabda yang رأس الامرالاسلام وعمود ه الصلاة وذروة سنامه الجهاد artinya: pokok amal adalah Islam, tiang-tiangnya adalah Shalat, dan puncaknya adalah jihad. (Ahmad Khani;2013;144).

Allah Swt mewajibkan shalat terhadap hambanya setelah terjadi peristiwa Isra Mi’raj. Menurut Ibnu Ishaq peristiwa Isra Mi’raj terjadi setelah 10 tahun Rasulallah diangkat menjadi nabi yaitu sekitar tahun 621 M. Di dalam kitab Tarikh Thabari sebelum di wajibkannya shalat lima waktu, Rasulallah Saw melaksanakan shalat pada siang hari dua rakaat pada malam hari dua rakaat secara menyeluruh. Baru setelah peristiwa Isra Mi’raj shalat tersebut di nasakh atau dihapus dan digantikan dengan shalat yang lima waktu. (Abu Ja’far; hlm 308)

Allah Swt dengan maha rahman dan rahimnya selalu memberikan nikmat kepada hambanya yang tak terhinnga jumlahnya. Bahkan dalam Al-Qur’an surah An-Nahl dijelaskan jika kita ingin menghitung nikmat Allah yang diberikan kepada hambanya maka tidak akan dapat menghitungnya. Maka dari itu sudah sepatutnya seorang hamba bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan Tuhannya.

hidup tidak lepas dari dua hal pertama bersyukur ketika diberi nikmat dan bersabar ketika diberi musibah. Dua hal tersebut yaitu syukur dan sabar adalah bagian dari iman. Rasulallah Saw bersabda الايما ن نصفين نصف باالشكر ونصف باالصبر artinya iman dibagi kedalam dua bagian setengahnya untuk syukur dan setengahnya untuk sabar. (H. R. Baihaqi dari Anas r.a.). (Abdullah bin Alawi; 2007;213).

Bentuk syukur seorang hamba sangat banyak sekali cara untuk melakukannya, syukur yang paling sederhana adalah dengan mengucap Alhamdulillah. Pertanyaan yang selalu muncul di masyarakat adalah apakah shalat merupakan bentuk rasa syukur terhadap Allah Swt?

Jawabannya adalah iya, bahwa shalat merupakan salah satu bentuk syukur seorang hamba terhadap rabbnya. Bahkan dalam kitab Mu’wanah dijelaskan bahwa puncak dari syukur kepada Allah Swt adalah dengan cara patuh kepadanya dan menjauhi segala larangnya. Melaksanakan shalat adalah salah satu bukti ketaatan hamba kepada rabbnya.

Jadi shalat adalah puncak syukur kepada Allah Swt. Dan dengan melaksanakan shalat bisa mencegah seseorang dari berbuat keburukan.

Seperti yang dijelaskan dalam hadis Rasul diatas bahwa syukur adalah setengah dari iman. Jika seseorang beriman terhadap rukun iman yang enam, maka tidak akan meninggalkan apa yang diperintahkan dan melanggar apa yang dilarang. Seseorang melaksanakan shalat, berarti dia iman terhadap Tuhannya karena melaksnakan perintahnya. Jadi ketika seseorang melaksanakan perintahnya dengan cara melaksanakan shalat, maka disitulah dia sedang melaksanakan puncak syukurnya.

Penulis
Ilham Muhamad N

Baca juga resensi buku lainnya :

  • Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
  • Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
  • Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.
Leave A Reply

Your email address will not be published.