Mendorong Inovasi di Dunia Islam

18

Kemajuan sebuah bangsa ditentukan oleh seberapa banyak inovasi-inovasi yang dihasilkannya yang mampu membuat dunia menjadi lebih baik. Jika kita berefleksi atas posisi negara-negara Muslim atau dunia Islam, maka kita tertinggal jauh dibandingkan dengan capaian inovasi bangsa lainnya. Negara Muslim sekadar jadi konsumen dari produk yang dibuat oleh pihak lainnya atau bahkan sekadar menjadi penonton.

Umat Islam pernah menjadi pemimpin dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun selanjutnya bangsa-bangsa di Eropa menjadi pusat munculnya inovasi-inovasi baru dan mereka terus terdepan dalam hal ini tanpa kita bisa mengejarnya. Penemuan mesin uap mendorong adanya revolusi industri dengan produksi massal yang memungkinkan masyarakat membeli produk dengan harga murah. Listrik, mobil, radio, serta banyak produk yang saat ini kita pakai sehari-hari merupakan capaian inovasi di Eropa yang kemudian terus disempurnakan.

Kepemimpinan dalam inovasi selanjutnya dipegang oleh Amerika Serikat yang hingga kini masih menjadi negara adidaya. Negeri Paman Sam ini telah menorehkan sejarahnya sebagai negara yang pertama kali mencapai bulan. Mereka memiliki lembah silikon yang menjadi pusat pengembangan teknologi digital. IBM, Microsoft, Intel, dan Apple merupakan deretan perusahaan raksasa yang memimpin dunia dalam bidang teknologi informasi saat ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here