Sosiolog Unusia Ungkap Fenomena Munculnya ‘Raja-raja’ Dadakan

39
Sosiolog Unusia Ungkap Fenomena Munculnya ‘Raja-raja’ Dadakan

Bogor, NU Online

Belum rampung polemik Sunda Empire di Bandung, Jawa Barat dan Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah, muncul lagi King of The King atau Raja Diraja di Tangerang, Banten.

Sosiolog Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) Ngatawi al-Zastrouw melihat ada tiga pola kemunculan dari ‘raja-raja’ dadakan. Pertama, kemunculan ini sebagai momentum untuk melakukan kapitalisasi simbolik. 

Iklan Layanan Masyarakat

“Jadi, simbol-simbol keunikan masa lalu ini yang di-create (diciptakan) sedemikian rupa sehingga menarik orang-orang yang ingin memperoleh jawaban secara instan, jawaban ekonomi, jawaban previlage, dan sebagainya,” katanya saat ditemui NU Online di Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/1).

Imajinasi atas simbol-simbol tersebut, lanjutnya, mengkristal dalam bentuk keraton. “Akhirnya, imajinasi itu mengkristal, simbol keraton, mistisisme di-create sedemikian rupa untuk mengolektif dana,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here