Tidak Akan Ada Indonesia Tanpa NU

“Mengapa tidak akan ada Indonesia tanpa NU ? Karena NU lahir lebih awal daripada Indonesia. Sejarah mencatat, bahwa NU benteng terdepan dalam memperjuangkan bangsa ini. Karena NU lahir sebelum bangsa ini merdeka.
Hal tersebut disampaikan oleh K.H Maman Imanul Haq pada acara Seminar Nasional pra Pleno PBNU Tahun 2019 yang di selenggarakan di Pondok Pesantren Al-Muhajirin 2 Purwakarta, Kamis (19/09).
“Ana Muslimun (Saya Islam), Ana Sunniyyun (Saya Ahlussunnah Waljama’ah), Ana Nahldiyyun (Saya NU), Ana Indonisiyyun (Saya Indonesia)”. Tutur K.H Maman
“NU itu yang penting perubahan transpormasi umat, yang tadinya suka kasbon menjadi saldo”. Ucap kiai muda ini sambil guyonan.
“Soal di adu domba dan di jelek-jelekan itu sudah biasa, abaikan saja. NU dari zaman ke- zamannya udah menjadi ejekan dan cacian., jangan goyah, yang penting saat ini kita fokus perubahan”. Tambahnya.
Acara Seminar Nasional tersebut, di hadiri oleh Pengurus NU se-Indonesia bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). (Dudi Abdurrahman)
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.





