Tit for Tat Amerika-Iran

33
Tit for Tat Amerika-Iran

Dunia terhentak keras pada Jumat kemarin. Donald Trump, presiden Amerika, memberikan keterangan pers bahwa dia telah memerintahkan serangan udara melalui pesawat tanpa awak atas pemimpin Garda Revolusi Iran dan komandan Korps Quds, Qasem Soleimani. Trump menyatakan bahwa operasi itu terlaksana dengan sukses dengan presisi yang tinggi, tepat mengenai target.

Soleimani beserta sembilan anggota iring-iringan mobilnya luluh lantak oleh serangan missil sejenak setelah keluar dari bandara Baghdad. Ini bukan perkara kecil. Ini perkara besar yang menyerang simbol negara Iran. Soleimani adalah petinggi Iran ketiga yang paling dikenal dunia. Setelah sang pemimpin spiritual Ayatullah Ali Khamenei, sang presiden Hassan Rouhani, maka yang paling dikenal setelah itu adalah Qasim Soleimani.

Nama Soleimani banyak menjadi buah bibir media internasional setidaknya semenjak konflik Suriah dan munculnya ISIS di Suriah dan Iraq. Pada saat itu dia secara langsung terlibat dalam menentukan strategi perlawanan atas ISIS dan Nushrah demi mempertahankan kekuasaan Bashar al-Asad. Nushrah adalah kelompok di bawah Al-Qaeda yang didukung oleh mayoritas negara Arab dan Amerika demi melengserkan Asad. Sementara ISIS berdiri sendiri dengan dukungan dari para simpatisan yang tersebar di penjuru dunia. Perebutan kekuasaan atas Suriah pada akhirnya dimenangkan oleh Asad setelah mendapat dukungan penuh dari Rusia. Sementara Nushroh dan ISIS harus bertekuk lutut melihat ketangguhan Bashar Asad dalam mempertahankan tampuk kekuasaan. 

Iklan Layanan Masyarakat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here