Tujuh Aturan Utama dalam Hidup
Keempat, hidup ini adalah pilihan. Kita mau bahagia atau tidak, kita lah yang akan menentukannya. Kalau kita tidak bisa menyelesaikan masalah, maka ubahlah cara pandang kita terhadap masalah itu. Tidak usah dilawan, tapi dijalani dan mengalir saja … di situ kita akan temukan kebahagiaan. Bahagia bukan tanpa masalah, tapi bahagia bersama masalah.
Kelima, penyakit yang paling parah adalah kalau kita sudah iri hati dengan hidup orang lain. Dan itu dimulai dengan membandingkan rumput kita dengan rumput orang lain yang seolah lebih hijau. Iblis dilaknat karena sebab membandingkan dirinya dengan Nabi Adam. Berhentilah membanding-bandingkan. Setelah membuat perbandingan biasanya kita akan men-judge hidup orang lain. Semua orang punya medan pertarungannya masing-masing.
Everyone has their own struggle that you know nothing about. Respect. Always. Berhenti membandingkan hidup Anda dengan yang lain, dan berhentilah menghakimi hidup orang lain. Fokus saja pada hidup Anda yang sebenarnya sangat indah itu.
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.


