The news is by your side.

Wisanggeni Gugat Kedewatan

Wisanggeni

Wahyu Iryana – Kerajaan Amarta yang subur makmur menjadikan pihak pihak yang tidak bertanggung jawab pengen berebut untuk merongrong wibawa negara, keonaran terjadi karena di Suryalaya para dewa membuat aturan sekehendak nafsu serakahnya.

Ketika para Pandawa sudah semakin lanjut usia. Maka tunas muda mulai bertumbuh menggantikan para kesatria Amarta. Ada Jaka Entawan, Antareja, Gatotkaca (Anak Bratasena), Abimayu (Anak Arjuna), yang berteman akrab dengan raden Samba anak dari Prabu Sri Kresna yang mulai disebut-sebut di media dan pemberitaan publik.

Kini rakyat mulai tahu anak-anak para Pandawa itu sudah mulai besar dan punya pengaruh. Namun sayang ketika Perang Baratayuda terjadi, anak anak Pandawa semuanya meninggal dunia.

Pada saat huru-hara di negara muncul Raden Wisanggeni anak dari Arjuna dari Istri Bidadari Kayangan menggugat kesewenangan Kayangan yang mengatur rule of game dari pewayangan dijagat ampah.

Baca juga resensi buku lainnya :

  • Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
  • Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
  • Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.
Leave A Reply

Your email address will not be published.