Ancaman bagi Orang yang Menyamakan Jual Beli dengan Riba

231

Kesimpulan dari tulisan ini adalah, bahwa keuntungan yang diperoleh dari hasil jual beli adalah tidak sama dengan tambahan yang ditetapkan dengan cara riba, semisal lewat denda. Kembali pada pokok ayat bahwa lewat QS al-Baqarah 275 ini, Allah subhanahu wata’ala menghalalkan jual beli, yang berarti menghalalkan pula dalam mengambil untung dari hasil jual beli. Sementara itu, Allah mengharamkan riba yang berarti pula mengharamkan mengambil kompensasi tambahan akibat penundaan waktu pelunasan (denda). 

Kedudukan orang menyamakan keuntungan jual beli dengan kompensasi denda pelunasan, atau menyamakan jual beli dengan riba, sama dengan orang yang kelak akan dibangkitkan dari kubur dalam kondisi gila, sebagaimana permulaan Al-Qur’an Surat al-Baqarah ayat 275 ini. Oleh karena itu, marilah kita terus dan terus belajar mu’amalah agar tidak terjebak di dalam kajian lain yang tanpa landasan dasar pendapat ulama salaf sehingga berani mengharamkan transaksi murabahah ekonomi syariah! Semoga bermanfaat! 

Wallahu A’lam

Iklan Layanan Masyarakat

Muhammad Syamsudin, Pegiat Kajian Fiqih Terapan dan Pengasuh Pondok Pesantren Hasan Jufri Putri, P. Bawean, Jatim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here