Ani Seftian, Hafidzoh yang Imut, Anggun, dan Punya Karakter Penyayang

15
Ani Seftian

Ani Seftian, salah seorang santriah Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyyah (PPHS) yang terlihat imut, anggun, serta mempunyai karakter penyayang. Setiap santri PPHS selalu nyaman kalau sudah berada dekat dengannya. Tutur katanya yang halus disertai wajah yang rupawan membuat santriah yang lain berebutan ingin selalu dekat dengannya.

Ani oleh teman-temannya sering di panggil Ani atau juga Anshep. Keahlian lain yang dimiliki Ani yaitu beliau pandai mengatur keuangan. Kepandaian dalam memenej keuangan tersebut membuat dia saat ini dipercaya sebagai Bendahara Pondok di Komplek 2 Asrama Putri Pesantren Al-Hikamussalafiyyah.

Dua puluh tahun yang lalu, tepatnya tanggal 15 September 1999 di Sumedang, Ani terlahir. Dia anak dari pasangan Ibu Aah Nurmaismayanti dan Bapak Rusca. Keluarga Ani saat ini tinggal di Dusun Sukamulya RT.11 RW.05 Desa Citaleus Kecamatan Buahdua Kabupaten Sumedang Jawa Barat.

Lulus dari SD, Ani oleh orang tuanya dimasukan ke Pesantren Al-Hikamussalafiyyah sambil sekolah di MTs Plus Al-Hikam. Awal masuk pesantren Ani tidak langsung mengghafal Al-Quran, tapi beliau mengikuti program awal di pesantren tentang pembenaran makhorijul huruf, program tahsin, sambil mengikuti pengajian madrasah kitab.

Baru ketika menginjak kelas 9 MTs Plus Al-Hikam, Ani si penyuka warna ungu ini mulai menghafal Al-Quran juz 1. Beres dari MTs, Ani melanjutkan sekolah di MA Plus Al-Hikam. Setelah mandapatkan ijazah di MA Plus Al-Hikam, Ani tidak boyong dari pesantren. Beliau memilih mengabdi di Pesantren Al-Hikamussalafiyyah sekaligus sebagai santri takhosus.

Dan ketika menjadi santri takhosus itulah, Ani alhamdulillah bisa mengkhatamkan hafalan Al-Quran 30 juz. Tepatnya tanggal 4 Agustus 2019, Ani selesai mengkhatamkan Al-Quran 30 juz dengan bilghoib. Dan sekarang tercatat sebagai peserta Wisuda Khotmil Quran ke-15 Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyyah Golongan Bilghoib 30 juz.

Orang tua Ani sengaja memilih Pesantren Al-Hikamussalafiyyah sebagai tempat mondok untuk anaknya. Orang tuanya sadar betul, kalau mencari ilmu agama itu harus kepada guru-guru yang sanadnya sampai ke Nabi Muhammad SAW. Dan di Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyyah sanad keilmuan guru-gurunya sampai ke Nabi Muhammad SAW.

Motivasi besar yang selalu membuat Ani semangat dalam menghafal Al-Quran yaitu ingin bahagia dunia dan akhirat juga tentunya ingin membahagiakan kedua orangtua yang membesarkan Ani sedari kecil.

Dalam perjalanan menghafal Al-Quran, Ani si penyuka makanan ayam geprek ini memilih tepat di pojokan mushola sebagai tempat pavorit menghafal ataupun murojaah. Waktu dhuha dan sebelum tidur malam selalu dijadikan waktu special untuk membuat hafalan.

Ani yang mengidolakan Abu Bakar As-Shidiq RA, punya cita-cita ingin sesering mungkin bisa berangkat umroh dan haji bersama keluarga dan guru-gurunya. Semoga semua hajat dan cita-cita Ani terkabul dan selalu dimudahkan dalam prosesnya.

Moto hidup Ani yaitu, “Pengetahuan adalah senjata yang paling hebat untuk mengubah dunia”. Oleh karenya sampai kapapun Ani akan terus belajar dan belajar, baik itu belajar ilmu agama atau ilmu pengetahuan umum.

Program selanjutnya setelah mengkhatamkan Al-Quran, Ani berniat melanjutkan studinya dengan kuliah jurusan tafsir Al-Quran.

Semoga setiap huruf Al-Quran yang Ani baca bisa membawakan keberkahan untuk Ani Seftian, keluarganya, seluruh Keluarga Besar Pondok Pesanten Al-Hikamussalafiyyah, serta siapa saja yang mencintai Al-Qur’an.

Jabat erat tangan kami,
Pesantren Al-Hikamussalafiyyah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here