Aswaja Center NU Jabar Adakan Kajian Kebangsaan Di Pesantren Al Ittihad Cianjur

135

Panitia Mendatangkan Pembicara Ketua Aswaja Center NU Jawa Barat KH Ahmad Yazid Fattah dan Wakil ketua KH Asnawi Ridlwan. Pembicara pertama Kiai Asnawi memulai pemaparan kajiannya dengan menyebutkan surat Ali Imron ayat 31 yang artinya “ Jika kamu ( benar-benar) mencintai Allah. Ikutilah aku , niscaya Allah Swt mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.”

Ayat diatas harus difahami dan direnungi dengan teliti. “Cinta kepada Rasul saw dalam arti menjaga agama islam supaya tetap lestari, tetap jaya dan dakwahnya tetap berkesinambungan. Agar dakwah tetap jaya maka kita harus pandai mengambil hikmah Sejarah bangsa Indonesia yang telah berjuang melawan para penjajah, jepang, portugis maupun belanda.” Ucap Kiai yang juga termasuk penasihat Dai Ahlisunnah Kota Depok.

Dirinya menegaskan penjajahan, peperangan jangan sampai terulang, seluruh elemen bangsa bilkhusus umat islam harus menjaga persatuan dan kesatuan dengan segala kemajukannya. “ Persatuan dan kesatuan dijaga sama halnya menjaga agar islam dapat berkembang dengan baik, dan tidak mungkin Bahtsul Masail, Kajian Aswaja terselenggara jika kondisi tidak kondusif. Tidak mungkin pesantren dapat menjalankan aktifitas belajar mengajar jika Negara sedang kacau balau.” Lugasnya.

Iklan Layanan Masyarakat

Jadi jika ada orang atau kelompok yang ingin menghancurkan sebuah Negara artinya mereka ingin merusak islam. Maka penting sekali seminar dan kajian aswaja kebangsaan ini dilakukan demi menopang pemahaman islam yang benar yang bisa diselaraskan dengan kedamaian, kebangsaan Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here