Bolehkah Mengucapkan Salam kepada Non Muslim ?

Siang tadi (11/11), saya diwawancarai Radar Bandung dengan pertanyaan seputar fatwa MUI Jatim perihal larangan mengucapkan salam agama lain. Waktu itu, saya benar-benar belum membaca isi fatwa tersebut, yang sebenarnya berupa taushiyah.
Saat ditanya reporter, pikiran saya langsung terkoneksi terhadap hadis dalam Shahih Muslim yang redaksinya :
“لاَ تَبْدَؤُوا الْيَهُودَ وَلاَ النَّصَارَى بِالسَّلاَمِ، فَإِذَا لَقِيتُمْ أَحَدَهُمْ فِي طَرِيقٍ، فَاضْطَرُّوهُ إِلَى أَضْيَقِهِ”
Tidak boleh memulai salam kepada Yahudi & Nasrani, jika bertemu di jalan maka pepetlah (persempit jalannya) ia.
Jika memang yang menjadi alasan larangan itu adalah hadis tersebut, maka argumennya masih lemah karena beberapa alasan sebagai berikut :
Pertama karena hadis tersebut meskipun sahih, bertentangan dengan hadis lain yang lebih kuat, yang menyuruh menyebarkan salam kepada siapa pun. Dan Nabi SAW senantiasa mengucapakan salam kepada siapapun yang ditemuinya.
Kedua, midar al-sanad (common link / perawi utama) hadis tersebut adalah Suhayl sendirian (tafarrud) yang di masa tuanya banyak kehilangan hapalan.
Ketiga, asbab wurud hadis tersebut adalah ketika Nabi bersama sahabat hendak keluar dari kepungan Yahudi Bani Quraidlah, berarti khusus pada masa perang.
Keempat, Banyak sahabat Nabi yang jelas mengucapkan salam kepada non muslim, seperti Ibn Mas`ud, Abu Umamah, Fudlalah bin `Ubayd, Abu Darda, Ibn `Abbas, dll, kemudian para tabi`in, seperti al-Nakha`iy, Ibn `Uyaynah, al-Awzaiy, dll.
Lepas dari itu, memang terdapat khilafiyah perihal hukum mengucapkan salam kepada non muslim, meski yang lebih dominan adalah yang membolehkan, terutama di saat hal tersebut sangat dibutuhkan, seperti halnya saat ini di Indonesia yang benar-benar sedang membutuhkan kebersamaan dari semua pihak untuk menjaga keutuhan NKRI.

(Disarikan dari makalah Prof. Dr. Hakim al-Mathiri, ahli hadis Kuwait, dan buku karya Syaikh Qadli Iyadl, Ikmal al-Mu`lim Syarh Shahih Muslim, VII/47)
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



