COVID-19 DI INDONESIA MENANTI KEAJAIBAN PLASMA TERAPI?

57
COVID-19 DI INDONESIA MENANTI KEAJAIBAN PLASMA TERAPI?

Oleh : Mujahidin Nur, Direktur The Islah Centre, Jakarta

Dunia kini telah menjadi tempat yang tidak lagi nyaman untuk dihuni. Di hampir 185 negara di dunia masyarakat dibayang-bayangi rasa takut, kuatir dan perasaan stress menghadapi kondisi dunia dengan pandemi virus mematikan; COVID-19. Perhari ini (1 Mei 2020) Lebih dari 323.000 lebih nyawa manusia melayang karena terinfeksi virus Covid-19, 781.000 tercatat telah sembuh, sementara 3.25 juta lainnya kini masih berjuang di ruang isolasi untuk bisa sembuh dari virus menakutkan ini.

Di tengah ketakutan mereka hidup dalam kepanikan, kekuatiran dan stress akibat virus, jutaan manusia termasuk di Indonesia berusaha menghindari penyebaran virus dengan berdiam di dalam rumah, memakai masker, melakukan physical distancing atau sesekali mereka berselancar di media sosial untuk meng-update kondisi terkini penyebaran virus di berbagai negara mereka masing-masing sambil di benak mereka berusaha mencari jawaban; Kapan pandemi ini berakhir? Kapan vaksin anti virus ditemukan? Apakah PSBB sudah sukses menekan laju transmisi virus? Kapan kehidupan mereka kembali normal? Dan sederet pertanyaan lainnya.

Iklan Layanan Masyarakat

Di bumi pertiwi, pandemi virus kini telah membuat 10.551 masyarakat Indonesia terinfeksi, 1.591 sembuh dan 800 lainnya telah meregang nyawa. Cepatnya penyebaran virus ini membuat Presiden Joko Widodo menerbitkan Kepres no 12 tahun 2020 tentang Penyebaran Virus Covid-19 sebagai bencana nasional non-alam paska pasien nol (zero patient) di temukan di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here