Dewan Santri PP Universal Bersiap Lakukan Perubahan

Oleh: Wayanillah
Sayyidina Ali bin Abu Thalib KW, pernah mengatakan bahwa “Kejahatan yang terorganisir mampu mengalahkan kebaikan yang tidak terorganisir.” Ini penting direnungkan, pasalnya dalm berproses terkadang santri menyepelekan hal hal yang menjadi fondasi pilar gerakan kemandirian yakni berorganisasi. Kalau pernyataan Sayyidina Ali bin Abi Thalib tadi dibalik menjadi “kebaikan yang terorganisir mampu mengalahkan segala bentuk kejahatan yang tidak organisir”, bisa menjadi jargon penguat agar santri bersemangat dengan riang gembira berproses melalui kemandirian organisasi Dewan Santri.
Rabu, 5 Februari 2020 di bawah guyuran hujan tak menyurutkan semangat Santri Universal untuk melakukan shering program dan rekam dengar arahan dari dewan asatidz. Bagi penulis sendiri ini baru karena sebelum sebelumnya Dewan Santri yang lain hanya berkomunikasi langsung dengan ketua dewan pengasuh.
Hal menarik dari paparan program Santri Universal yang bisa dijadikan ibroh untuk menajemen organisasi Santri yang lain adalah ghirah kebersamaan dalam menjalankan program. Inilah modal dasar mengawali kegiatan dengan membangun kebersamaan diantara pengurus.
Pondok Pesantren Universal yang di Pimpin oleh KH. Tatang Astarudin telah menjadi Oase di tengah masyrakat Kota Bandung. Maka dalam arahan awalnya Kiai Tatang yang akrab dipanggil Abi oleh santrinya memberikan wejangan wejangan tentang nilai-nilai toleransi, keberagaman, nalar kebangsaan, dan penguatan jati diri santri.
Selain Dewan asatidz hadir pula ketua Rukun Warga (RW) sebagai kepanjangan tangan dari pemerintahan setempat agar terjalin sinergitas program santri dengan masyarakat sekitar.

Setelah paparan program perdepartemen acara dilanjutkan dengan dialog dan masukan dari para Asatid, Ketua RW Deden untuk dijadikan fondasi dan evaluasi program. Dewan Santri putra yang diketuai oleh Kang Gunawan dan Santri Putri oleh Teh Ishma menamakan kabinetnya dengan sebutan Kabinet Al-Kharoqah semoga sesuai maknanya bisa menjadi perubahan dan gerakan dahsyat dalam Pesantren Universal dan Lingkungan Sekitar, termasuk mewangi setidaknya di Kota Bandung. Prung ah ayeunamah kantun gerak.
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



