Dewan Santri PP Universal Bersiap Lakukan Perubahan

145
Dewan Santri PP Universal Bersiap Lakukan Perubahan

Oleh: Wayanillah

Sayyidina Ali bin Abu Thalib KW, pernah mengatakan bahwa “Kejahatan yang terorganisir mampu mengalahkan kebaikan yang tidak terorganisir.” Ini penting direnungkan, pasalnya dalm berproses terkadang santri menyepelekan hal hal yang menjadi fondasi pilar gerakan kemandirian yakni berorganisasi. Kalau pernyataan Sayyidina Ali bin Abi Thalib tadi dibalik menjadi “kebaikan yang terorganisir mampu mengalahkan segala bentuk kejahatan yang tidak organisir”, bisa menjadi jargon penguat agar santri bersemangat dengan riang gembira berproses melalui kemandirian organisasi Dewan Santri.

Rabu, 5 Februari 2020 di bawah guyuran hujan tak menyurutkan semangat Santri Universal untuk melakukan shering program dan rekam dengar arahan dari dewan asatidz. Bagi penulis sendiri ini baru karena sebelum sebelumnya Dewan Santri yang lain hanya berkomunikasi langsung dengan ketua dewan pengasuh.

Iklan Layanan Masyarakat

Hal menarik dari paparan program Santri Universal yang bisa dijadikan ibroh untuk menajemen organisasi Santri yang lain adalah ghirah kebersamaan dalam menjalankan program. Inilah modal dasar mengawali kegiatan dengan membangun kebersamaan diantara pengurus.

Pondok Pesantren Universal yang di Pimpin oleh KH. Tatang Astarudin telah menjadi Oase di tengah masyrakat Kota Bandung. Maka dalam arahan awalnya Kiai Tatang yang akrab dipanggil Abi oleh santrinya memberikan wejangan wejangan tentang nilai-nilai toleransi, keberagaman, nalar kebangsaan, dan penguatan jati diri santri.

Selain Dewan asatidz hadir pula ketua Rukun Warga (RW) sebagai kepanjangan tangan dari pemerintahan setempat agar terjalin sinergitas program santri dengan masyarakat sekitar.

Dewan Santri PP Universal Bersiap Lakukan Perubahan

Setelah paparan program perdepartemen acara dilanjutkan dengan dialog dan masukan dari para Asatid, Ketua RW Deden untuk dijadikan fondasi dan evaluasi program. Dewan Santri putra yang diketuai oleh Kang Gunawan dan Santri Putri oleh Teh Ishma menamakan kabinetnya dengan sebutan Kabinet Al-Kharoqah semoga sesuai maknanya bisa menjadi perubahan dan gerakan dahsyat dalam Pesantren Universal dan Lingkungan Sekitar, termasuk mewangi setidaknya di Kota Bandung. Prung ah ayeunamah kantun gerak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here