Empat Catatan Penting dari Buku Menjerat Gus Dur

90

Namun akan menjadi lain ceritanya andai penulis adalah orang yang lahir dan aktif dikalangan struktur NU. Karena buku tersebut akan dianggap sebagai agitasi politis kepada publik (khususnya nahdliyin) dalam mengungkap sejarah lalu dengan tujuan untuk mencari pembenaran dan lebih jauh sebagai media untuk balas dendam.

Ketiga, setelah buku ini terbit tidak ada satupun nama-nama yang disebut memberikan bantahan secara konkrit by data dan menepis semua tudingan-tudingan yang termaktub dalam dokumen rahasia tersebut, semianya terkesan hanya diam seolah mengiyakan. Kecuali sependek yang saya tahu hanya Fuad Bawazier dan Azyumardi Azra yang melakukan sanggahan terhadap isi buku tersebut. Fuad menyebut buku dan penulisnya adalah sampah.

“Biarkan (buku) sampah dibaca sampah, barang sampah, penulisnya sampah. Bagi saya begitu saja karena tidak memenuhi kadar. Gak ada yang bisa memperkuat satu pun bahwa ada dokumen yang seperti itu” sebutnya seperti dikutip dari CNN Indonesia. Justru dengan statement Fuad yang seperti itu semakin meyakinkan publik bahwa memang isi dalam dokumen tersebut adalah benar dan dialah salah satu dari sekianbanyak aktor pelengseran Gus Dur. Kecuali Fuad memberikan klarifikasi yang berbasis data dan bisa dipertanggung jawabkan.

Iklan Layanan Masyarakat

Sedangkan Azyumardi Azra menyanggah bahwa dia terlibat dalam operasi tersebut. Namanya disebut dalam dokumen tersebut sebagai orang yang melakukan penggiringan opini publik dengan narasi-narasi yang mengarah pada pemojokan sosok Gus Dur sebagai Presiden RI yang gagal. Guru Besar Sejarah Peradaban Islam Uin Jakarta itu berdalih mana mungkin dia terlibat karena Gus dur sangat dekat dengan kampus UIN Jakarta yang pada saat itu Azyumardi adalah rektornya bahkan Gus Dur sempat menjadi pembimbing untuk mahasiswa UIN.

Alasan yang disampaikan oleh mantan Rektor UIN Jakarta yang memperoleh titel Commander of the Order of British Empire dari Kerajaan Inggris tersebut tidak sama sekali mengafirmasi kalau dia tidak terlibat, karena hanya sebatas alasan argumentatif yang tidak disertai dengan data atau dokumen yang mendukung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here