Epidemiolog: Birokrasi Jangan Jadi Musuh Utama Penanganan Wabah

Jakarta, NU Online
Sekadar formalitas dan birokrasi rumit kerap masih terjadi di Indonesia, tak terkecuali dalam hal kebijakan penanganan wabah Corona Virus Desease 2019 (Covid-19). Alih-alih menjadi solusi, aturan birokrasi yang rumit justru bisa menghambat proses penanganan wabah.
Pakar Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI), dr Syahrizal Syarif menegaskan, formalitas dan birokrasi jangan sampai menjadi musuh utama dalam penanganan wabah Covid-19.
“Perlu sikap cepat, tanggap, dan terukur dalam suasana darurat seperti ini. Jangan sampai justru formalitas dan birokrasi menjadi musuh utama dalam penanganan wabah,” ujar Syahrizal, Senin (13/4) di Jakarta.
Ia berharap, dalam 28 hari ke depan setelah kebijakan PSBB diterapkan, tanda-tanda wabah akan terkendali bisa terlihat. Syukur jika bisa terlihat lebih awal. Patut dipertimbangkan agar wilayah yang berstatus zona merah ditetapkan sebagai wilayah penetapan PSBB.
Buku lain :