The news is by your side.

Fathur Razaq PAC GP Ansor Panmas Lulus ikuti Instruktur 1 PW GP Ansor Jabar

Fathur Razaq PAC GP Ansor Panmas Lulus ikuti Instruktur 1 PW GP Ansor Jabar | NU Online LTN Nahdlatul Ulama Jawa Barat

LTN NU Jawa Barat, Abdul Mun’im Hasan – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Barat (PW GP Ansor Jabar). Mengadakan Pelatihan Instruktur 1 gelombang IV untuk kaderisasi pada jenjang Pelatihan Kader Dasar (untuk GP Ansor) dan Pendididkan dan Pelatihan Dasar (untuk Banser). Yang berlangsung di Asrama Haji Embarkasi, Jl. Kemakmuran No.72, Kota Bekasi, yang berlangsung dari Kamis sampai Ahad (18-21/8).

Kepala Sekolah Kaderisasi PW GP Ansor Jabar Subhan Fahmi mengatakan, latihan Instruktur 1 ini merupakan yang keempat kalinya diselenggarakan. Pada periode kepengurusan saat ini, telah dilaksanakan hal serupa untuk pertama kalinya di Purwakarta, Cianjur, dan Sumedang.

Padahal, kata Fahmi, berdasarkan Peraturan Organisasi di GP Ansor, dalam satu periode kepengurusan hanya wajib melaksankan Latihan Instruktur 1 sebanyak 2 kali.

“Kita sudah menyelenggarakan 4 angkatan, ke-1 di Wanayasa (Purwakarta) 85 orang. Angkatan ke-2 di Cianjur 45 orang. Angkatan ke-3 di Sumedang 67 orang. Sekarang 77 orang,” Jelasnya di website Ansor Jabar Online.

Dengan demikian, tambahnya, GP Ansor Jabar, jika peserta LI 1 di Bekasi ini lulus semua, maka akan memiliki 271 instruktur yang bertugas dalam kaderiasasi di PKD dan Dikalatsar. Pasalnya pada kegiatan kali ini 1 orang peserta dari PW GP Ansor Aceh dan 2 orang dari PW GP Ansor DKI Jakarta.

“Seluruh instruktur LI 1 ini berasal dari Pimpinan Pusat GP Ansor. Mereka akan mendesain perserta agar terampil dalam instruktur yang baik, komunikatif, dan efektif. Kemudian di akhir kegiatan ada micro instructuring, materi Aswaja dan ke-NU-an, serta praktik menjadi instruktur,” Tambahnya

Pada kegiatan ini faktor kedispilinan menjadi barometer kelulusan, sehingga seluruh peserta harus mengikuti tata tertib yang ada.

“Ini untuk pendisiplinan kader. Mereka akan menjadi insturktur juga. Jika tidak disiplin bagaimana mau menjadi instruktur yang baik. Tidak memenuhi syarat kepesertaan artinya dia tidak taat kepada organisasi. Pada saat di ruang kelas juga tidak merokok, harus pakai dasi, pakai jas Ansor, malam hari pakai kameja, sebagai bentuk kedisiplinan mengikuti kegiatan ini,” Pungkasnya.

Ketua PAC GP Ansor Pancoran Mas Kota Depok Fathur Razaq bangga dapat mengikuti kegiatan ini hingga selesai dan dinyatakan lulus menjadi instruktur 1 gelombang ke-4 ini.

“Semua ada jalannya ketika kita ada keinginan dan kesungguhan untuk berkhidmat di Nahdaltul Ulama mengawal para Kiai NU, dan ini menjadi kebanggaan tersendiri hingga dapat menyelesaikan pelatihan instrukur ini,” Tandas yang Ustadz yang mengajar di Pesantren Al-Hamidiyah Depok.

Pewarta : Abdul Mun’im Hasan

Leave A Reply

Your email address will not be published.