Google Family Link : Menetapkan Aturan Penggunaan Smartphone untuk Anak

22

Dilansir dari katadata.co.id, pengguna smartphone di Indonesia pada 2019 telah mencapai jumlah 92 juta unit. Jika pengguna smartphone itu seluruhnya kita anggap juga sebagai pengguna internet, maka berdasarkan APJI, dari usia 15 – 19 tahun, 91% nya adalah pengakses internet terbesar. Disusul rentang usia 10 – 14 tahun sebesar 62% adalah pengakses internet.

Dengan isi internet yang beragam mulai dari yang baik hingga terburuk, tentu saja statistik sederhana di atas menimbulkan kekhawatiran. Apa saja yang diakses ? Apa yang ditonton ? apa yang dibaca ?

Bayangkan ini, anak di bawah 14 tahun dibuatkan akun menggunakan tahun kelahiran seumuran orang tuanya untuk melompati batasan umur yang telah Google tetapkan, 13 tahun. Iklan macam apa yang akan ditayangkan Google di smartphone anak-anak kita ? Apa saja video Youtube yang muncul ? Tentu saja iklan, konten juga video yang berseliweran diperuntukkan bagi yang telah berumur 25 tahun ke atas. Jangan-jangan anak-anak di bawah umur lebih hapal dangdut koplo yang erotis dibanding orang tuanya, atau belajar merakit bom atau mendengarkan ceramah yang bernuansa kekerasan dan radikalisme. Tentu saja semua orang tua akan khawatir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here