Google Family Link : Menetapkan Aturan Penggunaan Smartphone untuk Anak
Blunder pertama orang tua ternyata dimulai saat membelikan smartphone untuk anak di bawah 13 tahun dan mendaftar sebagai pengguna Google Android agar bisa mengakses Playstore dengan akun ayah atau ibunya, atau memanipulasi umur anak agar terlihat di atas 13 tahun. Hadeuh, barangkali kita semua adalah pelakunya.
Google sendiri mencoba bertanggungjawab untuk menutup celah tersebut. Sayangnya cukup terlambat dan saat ada pun, kita tidak banyak tahu. Google merilis aplikasi Google Family Link untuk Indonesia 2018 lalu.
Aplikasi tersebut dibuat untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi anak-anak dan remaja dalam menggunakan smartphone mereka. Konten dari internet yang di dalamnya termasuk iklan, video, games, aplikasi secara otomatis tersaring saat tampil di smartphone anak-anak kita.
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



