Google Family Link : Menetapkan Aturan Penggunaan Smartphone untuk Anak

26

Blunder pertama orang tua ternyata dimulai saat membelikan smartphone untuk anak di bawah 13 tahun dan mendaftar sebagai pengguna Google Android agar bisa mengakses Playstore dengan akun ayah atau ibunya, atau memanipulasi umur anak agar terlihat di atas 13 tahun. Hadeuh, barangkali kita semua adalah pelakunya.

Google sendiri mencoba bertanggungjawab untuk menutup celah tersebut. Sayangnya cukup terlambat dan saat ada pun, kita tidak banyak tahu. Google merilis aplikasi Google Family Link untuk Indonesia 2018 lalu.

Aplikasi tersebut dibuat untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi anak-anak dan remaja dalam menggunakan smartphone mereka. Konten dari internet yang di dalamnya termasuk iklan, video, games, aplikasi secara otomatis tersaring saat tampil di smartphone anak-anak kita.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here