IKHAC Mojokerto Beri Beasiswa S2 dan S3 Untuk Mahasiswa dan Dosen STIDKI NU Indramayu

186

Dalam pertemuannya tersebut, pengasuh sekaligus pendiri IKHAC Mojokerto Prof. DR. KH. Asep Saifudin Chalim, M. AG mengatakan bahwa kader NU harus memiliki syarat formal dan informal.

“Warga NU harus bisa bersaing dan unggul dalam semua bidang, terutama ekonomi, pendidikan dan tekhnologi, apalagi saat ini NU adalah pagar baja dalam menjaga NKRI. Untuk itu jika warga NU tetap ingin ada keberkahan dan rahmatam Lil alamin, maka warga NU harus unggul, harus disegani oleh kawan dan lawan dalam semua bidang, Insyaallah keberkahan pasti sangat dirasakan untuk semua umat yang ada di Indonesia dan dunia, “katanya.

Berdasarkan informasi, kerjasama yang telah dibangun oleh STIDKI NU Indramayu dan Institut KH. Abdul Chalim Mojokerto tentang program beasiswa, rencananya akan diluncurkan pada tahun 2020 ini, dan akan segera dilakukan seleksi bagi para peminat program beasiswa IKHAC Mojokerto hingga akhir bulan juni mendatang.

Iklan Layanan Masyarakat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here