ISTIRAHAT DARI MENGATUR APARAT AGAR MATA HATI TETAP SEHAT

Oleh Ayik Heriansyah, Pengurus LD PWNU Jabar – Demokrasi kita setelah reformasi, demokrasi paling sabar dan ramah. Demokrasi yang paling santun dan beradab. Semua orang menikmati wahana demokrasi ini, dari kelompok ekstrim kanan sampai ekstrim kiri. Semua bebas bersuara, sepanjang tidak melanggar hukum.
Namun, tidak sedikit yang ngelunjak, memanfaatkan suasana ini untuk melampiaskan hawa nafsu, mengumbar kebencian dan menyebarkan api fitnah di tengah masyarakat.
Aparat pemerintah juga menjadi sasaran. Sebagai kepala pemerintahan, Presiden dikritis, diprotes, di-bully, dinyinyiri, diajar dan diatur oleh sebagian warga yang disampaikan melalui berbagai media.
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



