Ketika Terjebak Macet, Sholat Jamak Solusinya

9
Ketika Terjebak Macet, Sholat Jamak Solusinya

Hidup di kota besar tidak akan terlepas dengan yang namanya macet. Baik dipagi hari, siang hari, maupun malam hari. Ketika waktu sholat datang terkadang kita masih didalam kendaraan, baik di motor, kendaraan umum atau pun kendaraan pribadi. Terkadang terjebak macet terjadi di daerah yang jauh dari masjid atau mushala.

Sedangkan kewajiban shalat tidak terelakkan, lalu bagaimanakah cara kita melaksanakan shalat ?

Beberapa ulama berpendapat untuk melaksanakan shalat dalam keadaan tersebut, kita dapat melaksanakan shalat dengan cara dijamak, baik jamak ta’khir maupun jamak taqdim asalkan tidak menjadi kebiasaan.

Hal ini terdapat dalam kitab Syarh al-Bahjah al-Wardiyyah juz 4 hal 462 karangan al- Imam Zainuddin Abu Hafs Umar Bin al-Muzaffar bin Umar bin al-Wardi Mu’arri Al-Kindi (749 H)

وَذَهَبَ جَمَاعَةٌ مِنْ الْأَئِمَّةِ إلَى جَوَازِ الْجَمْعِ فِي الْحَضَرِ لِلْحَاجَةِ لِمَنْ لَا يَتَّخِذُهُ عَادَةً ، وَهُوَ قَوْلُ ابْنِ سِيرِينَ وَأَشْهَبَ مِنْ أَصْحَابِ مَالِكٍ وَحَكَاهُ الْخَطَّابِيِّ عَنْ الْقَفَّالِ وَالشَّاشِيِّ الْكَبِيرِ مِنْ أَصْحَابِ الشَّافِعِيِّ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ الْمَرْوَزِيِّ عَنْ جَمَاعَةٍ مِنْ أَصْحَابِ الْحَدِيثِ ، وَاخْتَارَهُ ابْنُ الْمُنْذِرِ وَيُؤَيِّدُهُ قَوْلُ ابْنِ عَبَّاسٍ حِين سُئِلَ أَرَادَ أَنْ لَا يُحْرِجَ أُمَّتَهُ فَلَمْ يُعَلِّلْهُ بِمَرَضٍ وَلَا غَيْرِهِ ا هـ.
وَسَوَاءٌ فِي هَذَا الْجَمْعِ التَّقْدِيمُ وَالتَّأْخِيرُ كَمَا هُوَ ظَاهِرُ الْإِطْلَاقِ فَلْيُحَرَّر

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here