KH Imam Jazuli: Jangan Ada Khilafah di Antara Kita

152

Oleh : KH. Imam Jazuli, Lc., M.A*

TRIBUNNEWS.COM – Status Hizbut Tahrir (HT) memang rumit diurai. Sebagai organisasi politik transnasional, banyak negara menolaknya, tapi juga banyak yang menerima. Sebagai ideologi, intelektual dan ulama internasional pun ada yang mengamini dan ada yang menentang. Kontroversi mereka dilatarbelakangi oleh ketakutan pada dampak jika Khilafah betul-betul bangkit.

Negara-negara Timur Tengah, Eropa dan Asia yang melarang rata-rata terancam oleh aksi teror HT, seperti Suriah, Arab Saudi, Turki, Mesir, Pakistan, Pakistan, Afganistan, Spanyol, Rusia, Jerman, Tajikistan, Uzbekistan, Kirgistan, Bangladesh, Tiongkok, Malaysia, dan Indonesia.

Sedangkan negara-negara yang yang menerima dan melegalkan HT dengan tangan terbuka mendapatkan untung darinya, atau setidaknya tidak merasa terganggu. Di antaranya, Lebanon, Yaman, Uni Emirat Arab, Inggris, Denmark, Australia, dan lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here