Kiai Cirebon Cetak Pesepak Bola Nasional

Rabu (29/8) suara smartphone terus berbunyi, ternyata ada pesan yang bermunculan di grup Lembaga Ta’mir Masjid LTM PCNU Kab. Bogor
Satu kiriman foto masuk dari Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah RMI NU Kab. Bogor KH. Abdul Basith Mahfuf. Pengurus LTM biasa menyebutnya dengan Kiai Basith.
Kiai Basith mengirim sebuah foto Rois Syuriah PCNU Wonogiri KH. Abdul Aziz Mahfuf yang menghadiri acara perhelatan Liga Santri Nusantara LSN 2018.
Kiai Basith menulis, “ KH Abdul Aziez Mahfuf, Rois Syuriah PCNU Wonogiri, meski dalam pemulihan sakitnya sempat menonton Final LSN 2018 Region Solo Raya. Alhamdulillah santrinya juara Region.”
KH Abdul Aziez Mahfuf merupakan Kiai kelahiran Cirebon yang memimpin Pondok Pesantren Mambaul Hikmah Dusun Kalikatir, Desa Nambangan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri.
Ketua Lembaga Ta’mir Masjid LTM PCNU Kab. Bogor H. Agus Riadi pada akhirnya ikut mengomentari foto kiriman Kiai Basith, “ Masya Allah, Sang Kakak di Wonogiri sedangkan Sang Adik ( Kiai Basith ) di Bogor, keduanya sama-sama berpenampilan sederhana meskipun aktivitas tingkat langit. Bravo duo Kiai dan Berkah.”
Nampak dari foto, Kiai Aziez memang sedang serius menyaksikan pertandingan bola antar santri, namun beliau terlihat tidak duduk di bangku stadion layaknya para penonton bola, akan tetapi duduk diatas sebuah kursi roda. Kiai Aziez sedang dalam kondisi pemulihan tapi semangat juangnya dalam mensupport santri selalu ditunjukan dengan penuh keceriaan.
LSN memang sudah lama bergulir, kegiatan itu diprakarsai Kemenpora dan RMI NU. Pesertanya adalah para santri yang telah berkomitmen untuk menjunjung tinggi sportifitas dan akhlak santri. Sehingga, diharapkan dari LSN 2018 ini akan muncul lagi pemain muda yang mampu mewarnai sepakbola tanah air.
Dari Foto tersebut Hikmah yang dapat diambil adalah, Kiai selalu terdepan dalam mengarahkan potensi santrinya. Di era Millenial seperti ini santri tidak dididik agar pandai menguasai kitab kuning lalu menjadi Ustadz dan Kiai, tapi seluruh potensinya dikembangkan berkat doa dan usaha Kiai hingga kelak dapat mengisi berbagai tempat strategis di Negeri Indonesia tercinta.
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.


