Mau Hijrah dari Mana ke Mana?
Oya, jadi kita harus hijrah dari mana dan ke mana? Bila melihat kepada catatan perjuangan Rasulullah yang berujung kepindahan atau hijrahnya ke Madinah dengan tujuan utamanya “meninggalkan situasi yang buruk untuk mencari situasi baru yang lebih baik”, atau seperti sabda beliau bahwa “Orang yang berhijrah adalan orang yang meninggalkan larangan Allah,” maka setidaknya ada empat pelabuhan yang bisa dijadikan titik tolak hijrah kita, yaitu:
1) Pertama, من الشرك إلى التوحيد (dari syirik kepada tauhid) dengan menyingkirkan sesembahan kepada berhala dan setan, memberantas praktik perdukunan sampai sikap menuhankan harta, tahta, jabatan, wanita dan serba benda yang lain. Semuanya disterilkan dan dikembalikan “hanya untuk Allah Yang Maha Esa”.
2) Kedua, من الكفرإلى الإيمان (dari kekufuran kepada iman) dengan meneguhkan keyakinan kepada rukun iman yang enam dan meninggalkan “sikap selalu membangkang” terhadap perintah Allah.
3) Ketiga, من الجاهلية إلى الإسلام (dari jahiliyah kepada Islam), yakni meninggalkan adat-adat jahiliyah yang busuk seperti: musuh-musuhan, dendam, bertengkar, iri dengki, takabur, buruk sama tetangga, tidak menghormati keluarga atau tamu, berkhianat, menggunting dalam lipatan, dan tidak toleran. Semuanya diubah dengan selalu menjunjung perilaku dan akhlak yang Islami. Sesuaikan dengan norma-norma ajaran agama (Islam).
4) Keempat, من الظلمات إلى النور (dari kegelapan kepada cahaya). Keluarlah dari tempat gelap yang membutakan, yakni “amalan tanpa tuntunan”, perbuatan bid’ah, atau ibadah tanpa ilmu. Lihatlah cahaya Islam dan iman sebagai way of life yang mencerahkan dan selalu memberi harapan.
Didin Sirojuddin AR adalah Pengurus Lembaga Kaligrafi (Lemka). Kini ia mengajar di Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.
Sumber : NU Online
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.


