The news is by your side.

Memasuki Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan, Ingatkan Keluargamu Shalat!

Namun jangan sampai fokus beribadah sendiri hingga lupa memperingatkan orang lain. Seorang muslim, terutama kepala keluarga dianjurkan untuk memperingati keluarganya shalat, sebagaimana firman Allah SAW:

وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِالصَّلَاةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَا لَا نَسْأَلُكَ رِزْقًا نَحْنُ نَرْزُقُكَ وَالْعَاقِبَةُ لِلتَّقْوَى

“Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezki kepadamu, Kamilah yang memberi rezki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa” (QS Thaha : 132)

Setelah ayat ini turun, setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke rumah Fatimah RA dan Ali RA untuk membangunkan mereka, seraya mengucapkan “الصلاة” (seruan untuk shalat). Turunnya ayat ini memang ditujukan untuk Nabi SAW, namun syariatnya berlaku umum bagi seluruh umatnya.

Pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, Rasulullah SAW semakin memperbanyak ibadahnya, tidak hanya itu, beliau juga membangunkan keluarganya untuk melaksanakan qiyamul lail, sebagaimana perkataan Aisyah RA:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ العَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ، وَأَحْيَا لَيْلَهُ، وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ

 “Nabi SAW apabila memasuki sepuluh akhir (dari bulan Ramadhan), beliau mengencangkan sarungnya, menghidupkan malamnya (dengan beribadah) dan membangunkan keluarganya” (HR Bukhari)

Perilaku Nabi rupanya juga diikuti oleh para sahabat. Dalam Muwatha Malik disebutkan bahwa Umar bin Khattab selalu shalat di setiap malam. Hingga ketika masuk akhir malam, ia membangunkan keluarganya untuk shalat, seraya membaca QS Thaha ayat 132.

Perbuatan Nabi dan Umar adalah bentuk tanggung jawab mereka terhadap keluarganya. Karena seorang suami atau kepala keluarga adalah orang yang paling bertanggung jawab atas keselamatan keluarganya, begitu pula keselamatan mereka dari api neraka. Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka (QS at-Tahrim:6)

Wallahu a’lam bisshawab

Sumber : islami.co

Baca juga resensi buku lainnya :

  • Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
  • Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
  • Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.
Leave A Reply

Your email address will not be published.