Memperbanyak Doa di Hari Jum’at Dianjurkan, Ini Alasannya

10

ودعاء أي إكثر دعاء في يومها وليلتها، أما في يومها فلرجاء أن يصادف ساعة الإجابة. والصحيح فيها ما ورد أنها ما بين أن يجلس الإمام للخطبة إلى أن تنقضي الصلاة، وليس المراد أنها مستغرقة لهذا الزمن بال المراد أنها لحظة لطيفة لا تخرج عن هذا الوقت، وأما ليلتها فلقول الشافعي رضى الله عنه: بلغني أن الدعاء يستجاب في ليلة الجمعة وللقياس على يومها، ويسن كثرة الصدقة وفعل الخير في يومها وليلتها

Artinya, “Disunnahkan berdoa, maksudnya memperbanyak doa pada siang hari dan malam hari Jumat. Adapun memperbanyak doa di siang hari harapannya agar sesuai dengan waktu ijabah. Pendapat yang shahih tentang waktu ijabah adalah antara duduknya khatib sampai selesai shalat. Maksudnya bukan seluruh waktu, tapi hanya sebentar dari rentang waktu tersebut. Adapun terkait doa malam hari, Imam As-Syafi’i berkata, ‘Telah sampai hadits kepadaku bahwa doa diijabah pada malam Jumat dan ini bisa diqiyaskan dengan siang harinya.’ Dianjurkan juga memperbanyak sedekah dan perbuatan baik pada malam dan siang hari Jumat.”

Memperbanyak doa sangat dianjurkan pada siang hari dan malam hari Jumat. Khusus pada siang hari, ada waktu yang paling baik untuk berdoa yaitu ketika antara khatib naik mimbar sampai shalat Jumat selesai. Memang tidak diketahui waktu pastinya, tapi ulama hanya menjelaskan rentang waktunya saja. Dikarenakan tidak ada yang tahu waktu pastinya, maka perbanyaklah berdoa.

Kemudian berdoa tidak hanya dianjurkan di siang hari, tapi juga malam hari. Hal ini sebagaimana dikatakan Imam As-Syafi’i, berdoa di malam hari bisa disamakan dengan doa di siang hari. Selain doa, kita pada hari Jumat juga dianjurkan memperbanyak sedekah dan amal saleh lainnya.

Sumber : islami.co

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here