Narasi Jorok Nasrudin Joha (Nasjo)
Saya jamin 100%, orang HTI di balik nama fiktif Nasrudin Joha. Diksi, istilah, rasa bahasa dan opini yang ingin dibentuk, HTI bangets. Nasrudin Joha menjadi Juru Bicara HTI Unofficial. Kader-kader HTI yang banyak memviralkan tulisannya.
Mencermati intensitas tulisannya, ada dua kemungkinan: ada satu orang khusus yang ditugaskan oleh DPP HTI untuk menulis lalu diposting atas nama Nasrudin Joha atau memang tulisan tersebut dari Lajnah Siyasiyah (Biro Politik) DPP HTI.
Lajnah Siyasiyah DPP HTI bertugas memonitor kebijakan, perilaku dan komentar pemerintah untuk dikritisi dalam bentuk tulisan. Mereka terdiri dari 5 orang. Ketua Lajnah Siyasiyah yang pertama (2004 – 2008) adalah M. Rahmat Kurnia. Kemudian Harits Abu Ulya. Harits Abu Ulya keluar dari HTI kemudian digantikan oleh Yahya Abdurrahman. Lajnah ini yang membuat naskah tulisan buletin jum’at Al-Islam yang sekarang ganti nama menjadi Kaffah. Besar kemungkinan tulisan yang mengatasnamakan Nasrudin Joha juga dari Lajnah Siyasiyah DPP HTI.
Buku lain :