NKRI dan Imam Mahdi

Akan tetapi muslim Indonesia yang mayoritas berpaham Aswaja mengimani keberadaan Imam Mahdi sebagaimana nubuwwat Nabi Saw yang teriwayat secara mutawattir. Keimanan terhadap Imam Mahdi dan khilafahnya tidak mengharuskan muslim Indonesia untuk meninggalkan NKRI. Tidak ada hadits yang memerintahkan demikian. NKRI wajib dipertahankan karena NKRI menjadi rumah bagi ratusan juta umat Islam. Di rumah NKRI mereka menjalankan kewajiban sebagai muslim seperti shalat, puasa, zakat, menuntut ilmu, nikah, mencari nafkah, dll.
Di masa depan NKRI dan Khilafah Mahdiyah akan menjadi dua negara muslim yang besar di dunia. Presiden RI dan Imam Mahdi menjalin hubungan kerjasama untuk kemajuan warga negara masing-masing. Jika melihat peta wilayah: NKRI di Asia Tenggara dan Khilafah Mahdiyah di Arab, sulit rasanya kedua negara melakukan integrasi teritorial dan struktural. Selain memang tidak ada dalil yang mewajibkannya. NKRI di masa Imam Mahdi kurang lebih sama dengan kesultanan Nusantara di masa khilafah tempo dulu.
Bandung, 9 September 2019
Ayik Heriansyah
Pengurus LD PWNU Jabar
Ketua LTN NU Kota Bandung
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



