PBNU Dirikan Pos Induk Penanggulangan Covid-19

21
PBNU Dirikan Pos Induk Penanggulangan Covid-19
Dari kiri: Sekretaris LPBI PBNU Yayah Ruchyati, Ketua LPBI PBNU M Ali Yusuf, Deputi bidang Pencegahan BNPB Lilik Kurniawan, Ketua PBNU H Eman Suryaman, dan Koordinator Satgas NU Peduli Covid-19 H Makki Zamzami foto bersama di depan Pos Induk NU Peduli Covid-19 di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (13/3). (Foto: NU Online/Husni Sahal)

Jakarta, NU Online

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Satuan Tugas (Satgas) NU Peduli Covid-19 membentuk Pos Induk di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (13/3). Pos induk merepresentasikan pos NU yang ada di wilayah (provinsi) dan cabang (kabupaten/kota) untuk membantu menanggulangi Covid-19, baik secara infomasi maupun rujukan.

“Di PBNU ini kita fungsikan ketika ada tamu atau siapa pun yang pas screening suhu itu berbunyi 2 kali, 3 kali dicek di atas 38 (derajat),” kata Koordinator Satuan Tugas (Satgas) NU Peduli Covid-19 H Makki Zamzami di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (13/3).

Iklan Layanan Masyarakat

Makki mengatakan, pos induk dijaga satu sampai dua petugas kesehatan dan dibuka pada jam kerja. Pada pelaksanaannya, setelah mendapati  orang atau tamu yang di-screening ternyata suhunya di atas 38 derajat, petugas kesehatan langsung menanyakan secara detail, seperti apakah memiliki riwayat kontak dengan pasien Covid-19 atau dalam waktu dekat pernah bepergian ke luar negara yang telah terpapar wabah endemi atau tidak. 

Selain itu, orang tersebut juga dilihat dari gejala-gejala, seperti batuk, sesak nafas, dan mual. Nantinya kalau orang tersebut dinyatakan sebagai suspect Covid-19, pihaknya dengan ambulans yang ada di PBNU langsung merujuk ke rumah sakit atau ke fasilitas kesehatan yang sudah dituju.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here