PDM Jepara dan PCNU Jepara: Berita Pengusiran Santri Karimunjawa Tidak Benar

62

DutaIslam.Com – Menyikapi isu di media sosial dan media online provokatif terkait pemberitaan adanya pengusiran dan penolakan 47 santri dari Ittihadul Ma’ahid Islam (ITMAM) PP Muhammadiyah di Karimunjawa, PD Muhammadiyah Jepara dan PCNU Jepara bertemu di Mapolres Jepara, Ahad (11/09/2017) malam.

Dalam Klarifikasi bersama PCNU Jepara dan PDM Jepara yang berlangsung mulai pukul 21.00 hingga 23.50 WIB tersebut, dihasilkan sikap berikut:

  1. Pemberitaan bahwa telah terjadi penolakan dan pengusiran santri adalah tidak benar.
  2. PCNU Jepara dan PDM Jepara sepakat menyikapi masalah tersebut dengan mengedepankan ukhuwwah islamiyah, ukhuwwah wathaniyah, ukhuwwah basyariyah serta tunduk pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  3. Menyepakati agar gedung yang diwakafkan kepada PP Muhammadiyah tersebut dihentikan (dimauqufkan) penggunaannya untuk beberapa waktu sampai segala sesuatunya terpenuhi.
  4. Mengintensifkan komunikasi semua pihak dan mewaspadai paham radikalisme serta pihak lain yang hendak memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Dengan demikian, berita-berita provokatif yang menyebut ada pengusiran santri di Karimunjawa sudah tidak berlaku sejak pernyataan sikap di atas ditulis di Dutaislam.com.

Iklan Layanan Masyarakat

“PDM Jepara merasa ayem, tidak ada apa-apa,” kata KH Sadali, S.Ag, Wakil Ketua PDM Jepara yang di Mapolres Jepara, duduk bersebelah dengan Rais Syuriah NU Jepara, KH Ubaidillah Noor Umar, Ahad (10/09/2017) malam.

Sebelum mengakhiri pertemuan, antara Kiai Ubaidillah dan Kiai Sadali saling berpelukan, saling genggam tangan dan lalu foto bersama dengan hadirin lainnya. Berikut foto kiriman kepada Redaksi Dutaislam.com:

PDM Jepara dan PCNU Jepara: Berita Pengusiran Santri Karimunjawa Tidak Benar
Saling berpelukan

 

PDM Jepara dan PCNU Jepara: Berita Pengusiran Santri Karimunjawa Tidak Benar
Saling genggam tangan
PDM Jepara dan PCNU Jepara: Berita Pengusiran Santri Karimunjawa Tidak Benar
Foto bersama usai tandatangan

Selain KH Ubaidillah Noor Umar dan KH Sadali, ikut bertandatangan dalam pernyataan sikap itu antara lain adalah Kapolres Jepara, AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K, Ketua MUI Jepara, Dr. H. Mashudi, M. Ag, Rustamaji, S.H., MH. (kesbangpol), H. Badrudin, S.Ag., M.H. (PKUB Jateng untuk Jepara) dan Arif Darmawan S.Sos., M.H. (Dinas Kominfo), disaksikan oleh banyak pihak, baik dari PDM Jepara maupun PCNU Jepara. [dutaislam.com/ab]

Sumber : Duta Islam


Sebelumnya, beredar berita diantaranya sebagai berikut (klik untuk buka link) :

Kelompok Intoleran Ancam Bubarkan Daurah Muhammadiyah di Karimunjawa

Kelompok Intoleran Berhasil Bubarkan Tahfidzul Quran Muhammadiyah di Karimunjawa

Berita di atas dan sejenisnya ditanggapi di situs dutaislam.com, antara lainĀ (klik untuk buka link) :

Kronologi ITMAM PP Muhammadiyah Tuduh Warga Karimunjawa dan NU Mengusir 47 Santri Tahfidz

PDM Jepara dan PCNU Jepara: Berita Pengusiran Santri Karimunjawa Tidak Benar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here