Sejarah Wabah Virus Mematikan di Indonesia dan Dunia
Di Indonesia, wabah pes terakhir kali terdeteksi pada 2007 ketika ditemukan 82 kasus di wilayah Kabupaten Pasuruan (Jawa Timur), Kabupaten Sleman (DI Yogyakarta), Kabupaten Boyolali (Jawa Tengah), dan Ciwidey (Jawa Barat).
Pes masih tetap eksis kendati sedikit. Badan kesehatan dunia WHO mencatat, sepanjang 2010-2015 lalu ada 3.248 kasus Pes di dunia dengan 584 kematian. Epidemi paling parah terjadi di Kongo, Madagaskar, dan Peru.
Jika ditarik dari akar penyebab wabah yang pernah menghampiri Indonesia dan warga dunia, hewan merupakan semacam ‘media tanam’ bagi virus sebelum menyerang manusia. Tercatat, virus mematikan pernah menyebar seperti SARS, MERS, juga Ebola.
Pada 16 November 2002, kasus pertama penyakit pernapasan akut terjadi di Kota Foshan, Provinsi Guangdong, Cina. Ketika itu tenaga medis di Cina gagal mendeteksi jenis penyakit yang kemudian mewabah di dunia. China jadi titik tolak penyebaran Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) ke lebih dari 25 negara di seluruh dunia.
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



