Sistem Perbudakan dan “Milkul Yamin” dalam Sejarah Hukum Islam

94

Setelah sekian waktu membiarkan budak sebagai barang kepemilikan yang sah, Islam mulai melancarkan semangat pembebasan dan penghapusan atas sistem perbudakan. Islam, kata Syekh M Khudhari yang membaca secara historis ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan perbudakan, mengupayakan sejumlah cara dalam menghapus perbudakan. 

ثم رغبهم ترغيبا شديدا في تحرير الرقاب وإنزاله عنها بجملة طرق

Artinya, “Islam kemudian getol mengampanyekan pembebasan budak dan penghapusan perbudakan dengan sejumlah jalan berikut ini,” (Syekh M Khudhari, Tarikhut Tasyri‘ Al-Islami, [Beirut, Darul Fikr: 1995 M/1415 H], halaman 39).

Syekh M Khudhari menilai kampanye Islam dalam Al-Qur’an untuk menghapus sistem perbudakan melalui sejumlah cara merupakan puncak peradaban yang sama sekali relevan dan kontekstual di zamannya. Kampanye penghapusan sistem perbudakan bagi masyarakat Arab dan masyarakat dunia ketika itu menyentak kesadaran kemanusiaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here