STIT NU AL Farabi Pangandaran dan Bawaslu Pangandaran Dorong Partisipasi Mahasiswa dalam Pengawasan Pemilu
Hoer / Nita Laelatul Rohmah – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul ulama (STITNU) Pangandaran dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran teken perjanjian kerja sama dan sosialisasi perbawaslu No 2 tahun 2023 .
Penandatanganan MoU dilaksanakan pada Senin 20 Maret 2023 di Aula STIT NU AL Farabi Pangandaran.
Dari kampus STIT NU AL Farabi pangandaran penandatanganan kerja sama diteken langsung oleh Ketua STITNU AL Farabi Pangandaran Drs.Asep Saepurohman.,MM sedangkan dari pihak Bawaslu ditandatangani oleh Ketua Bawaslu Kab. Pangandaran Iwan Setiawan. Acara penandatanganan turut dihadiri oleh pimpinan STIT NU Pangandaran dan para Wakil Rektor . Adapun dari pihak Bawaslu Kab. pangandaran, ikut hadir Nur Saepurohman sebagai Kordinator divisi penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa.
Dalam sambutannya, Rektor STIT NU AL Farabi Pangandaran Asep Saepurohman menyampaikan bahwa perjanjian kerja sama dengan Bawaslu adalah hal yang penting guna mewujudkan mahasiswa yang aktif dan berpartisipasi dalam pengawasan pemilu ini dalam menyongsong pemilu 2024.
Setelah penandatangan MoU selesai,dilanjut dengan sosialisasi dari BAWASLU Yang di isi oleh Nur Saepurohman sebagai Kordinator divisi penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa dan dihadiri sekitar 50 Mahasiswa.
Dalam pemaparannya tujuan diadakanya acara ini untuk merangkul bersama-sama setiap komponen masyarakat khususnya di lembaga pendidikan yaitu sekarang dengan STITNU Al-Farabi, bahwa temen-temen mahasiswa ikut berpartisipasi dengan pengawasan pemilu ini, peran aktifnya sekarang dalam proses pencegahan penelitian. Barangkali di lingkungan masyarakatnya belum ada yang punya KTP atau barangkali ada yang merasa udah masuk dalam hak pilih belum, bisa langsung ke PPS,”Kata Nur.
Melalui penandatanganan MoU ini, Nur berharap Pemilu bisa dilaksanakan dengan jujur dan adil sesuai aturan lainya, bahwa pemilu itu bisa merubah kehidupan yang lebih baik ke depan. Karena pemilu itu media suatu masyarakat untuk bisa mengevaluasi untuk bisa memilih melanjutkan atau memberhentikan.
Harapan untuk mahasiswa sekarang yang sedang berproses pendidikan tinggi. minimal idialisme, pemikiran yang cerdas, tidak kemakan hoax, mengpolitik, dan tindak lanjutnya tentunya tidak hanya seremonial sekarang tapi juga bisa berdiskusi terkait pemilu. ,” pungkas Nur.
Pewarta : Hoer / Nita Laelatul Rohmah
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



