Suka – duka Pelajar saat Belajar Daring di Masa PPKM

22

Bulan Juli 2021 wabah Covid-19 kembali meledak. Angka terkonfirmasi positif setiap harinya mengalami kenaikan. Akhirnya pemerintah menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, yang berlangsung pada 3-20 Juli 2021, bahkan ada diperpanjang sampai bulan Agustus.

Dengan diberlakukannya PPKM Darurat ini, segala kegiatan harus dilakukan dari rumah masing-masing atau dilakukan secara daring untuk mengurangi tingkat penyebaran Covid-19. Salah satunya di ranah pendidikan yang mendapatkan dampak yang cukup besar. Para pelajar harus melakukan kegiatan belajar dari rumah lebih lama lagi.

Menanggapi hal itu salah satu Mahasiswa STHG Tasikmalaya jurusan Hukum, Endah Wulandari , mengatakan jika penerapan yang diambil pemerintah sebenarnya sudah benar dan tepat. Sabtu, (17/7/2021).

Iklan Layanan Masyarakat

“Karena tujuan PPKM ini kan sebenarnya baik, makanya kita harus mengikuti anjuran pemerintah,” ujar mahasiswa semester 2 itu.

Meski demikian, menurutnya tetap terdapat dampak bagi pelajar tentang adanya PPKM Darurat tersebut. Salah satunya dalam hal belajar, kita harus rela melakukannya di rumah masing-masing lagi.

“Dampak PPKM ini kuliah harus online lagi, ada enaknya, ada nggak enaknya, enaknya belajar bisa sambil membantu orang tua, karena waktunya fleksibel,”ujarnya.

Lebih lanjut Wulan mengatakan, bahwa dirinya juga sering mengalami kendala pada saat berlangsungnya kuliah online karena sinyal yang buruk maupun kuota yang tidak memadai untuk melakukan zoom meeting 

hal ini tentu dapat mengganggu berjalannya perkuliahan secara online. 

“Nggak enaknya ya itu, pas sedang belajar, ditengah jalan sinyal hilang tiba-tiba atau kuotanya habis,”sambungnya.

Menanggapi hal tersebut perlu dilakukan inovasi serta solusi agar mahasiswa yang tinggal di pelosok dengan terbatasnya jaringan internet bisa diberi fasilitas agar bisa mengikuti perkuliahan dengan nyaman dan lebih efektif, tambahnya. 

Wulan berharap setelah Pandemi ini selesai, pendidikan di negeri kita ini segara dibenahi dan pembelajaran dilakukan secara langsung atau tatap muka, kemudian ia juga berharap bisa bersilaturahmi dengan teman-teman maupun guru-gurunya di kampus. Karena silaturahmi merupakan bagian dari ajaran Islam. 

“Semoga pandemi ini segera berakhir dan semuanya kembali normal lagi, karena saat ini banyak mahasiswa yang mulai merindukan kampus dan berharap agar perkuliahan bisa berjalan seperti pada umumya sehingga mendapat ilmu yang manfaat karena belajar sambil bersilaturahmi dengan guru”harapnya.

Previous articlePeringati 15 tahun Paska Tsunami Pangandaran, PMII Pangandaran Gelar Do’a Virtual Bersama
Next articlePMII Ciamis Serahkan Kantong Plastik Ramah Lingkungan (RAMLING) kepada Bupati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here