Tips Penggunaan Masker menurut Ahli Epidemiologi

26
Tips Penggunaan Masker menurut Ahli Epidemiologi

Jakarta, NU Online

Di tengah merebaknya pandemi virus corona (Covid-19) saat ini, penggunaan masker memiliki peran penting sebagai langkah pencegahan. Saking dibutuhkan semua orang, masker di pasaran sangat langka, bahkan sekali ada harganya berlipat-lipat.

Namun demikian, masyarakat tidak perlu khawatir karena banyak relawan peduli pencegahan Covid-19 yang memberikan masker secara gratis.

Penggunaan masker juga perlu diperhatikan. Menurut Ahli Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI) dr Syahrizal Syarif, penggunaan masker medis yang baik dan benar ialah sekali pakai.

“Kecuali masker yang memang terbuat dari kain, bisa berkali-kali pakai karena bisa dicuci,” ujar Syahrizal Syarif beberapa waktu lalu di Jakarta.

Menurut Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Kesehatan itu, masker yang terbuat dari kain tidak boleh hanya punya satu buah. Mesti punya beberapa buah agar ketika masker yang satu dicuci, masker yang lain bisa dipakai.

Ia melanjutkan, kalau masker sekali pakai serasa masih bisa dipakai karena baru dipakai sebentar, masker tersebut bisa dijemur di terik matahari.

“Tetapi, lebih baik masker medis digunakan sekali pakai,” tegas pria yang pernah menjadi Tim Pakar Nasional Epidemiologi dalam kajian virus SARS di China pada 2003 silam.

Untuk mencegah virus corona secara langsung, kata Syahrizal, dapat dilakukan dengan memakai masker. Sementara untuk pencegahan secara tidak langsung dengan cara mencuci tangan pakai sabun atau menggunakan hand sanitizer.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here