19.9 C
Bandung
Thursday, May 26, 2022

Sebuah perkumpulan yang tak memiliki media, sama dengan perkumpulan buta tuli - KH Abdul Wahab Chasbullah

Must read

Ayik Heriansyah
Penulis artikel produktif yang sering dijadikan rujukan di berbagai media massa, pemerhati pergerakkan Islam transnasional, khususnya HTI yang sempat bergabung dengannya sebelum kembali ke harakah Nahdlatul Ulama. Kini aktif sebagai anggota LTN di PCNU Kota Bandung dan LDNU PWNU Jawa Barat.

YANG ADA ITU HTI, PKI-NYA MANA?

Ayik Heriansyah, Pengurus LD PWNU Jabar – Media sosial bising juga dengan narasi-nasari tentang kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI). Setiap hari ada saja yang membagikan artikel, meme dan video tentang ancaman komunisme. Dikait-kaitkan dengan agresivitas negara Cina di kancah politik global.

Partai Komunis Indonesia (PKI) tidak mungkin bangkit lagi sebagai kekuatan politik di Indonesia. Simpatisan dan anggota PKI yang hidup pada tahun 1965, sudah banyak yang meninggal dunia. Sekarang kalau ada yang masih hidup usianya di atas 65 tahun. Jumlahnya pun sedikit. Sudah repot kalau mau membangkitkan partai mereka kembali.

Anak keturunan mereka yang lahir tahun 1965, usianya sekarang 55 tahun. Anak cucu anggota PKI, tidak seideologis orang tuanya. Mereka tidak menjalani proses kaderisasi sebagai anggota PKI. Mereka tidak pernah berjuang bersama PKI, membuat ideologi PKI tidak mendarah daging dalam diri mereka. Paling-paling mereka mendengar cerita dari orang tua mereka tentang bagaimana PKI.

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article