Bangsa bersatu Melawan Corona Perspektif Al Qur’an

171

Bagaimana Islam memandang masyarakat dunia dalam mengatasi masalah bersama ini? Mari kita lihat bagaimana al Qur’an berbicara berkaita dengan kebangsaan.


Banyak term di al Qur’an yang menyebut tentang bangsa diantaranya adalah term sya’ab qaum dan ummah. Kata syaa’b biasa kita perhatikan pada Q.S Al-Hujurat (49): 13 yaitu :
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَٰكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَٰكُمْ شُعُوبًا وَقَبَآئِلَ لِتَعَارَفُوٓا۟ ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ ٱللَّهِ أَتْقَىٰكُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

artinya :
“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu.

Iklan Layanan Masyarakat

Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.Sedangkan yang berkaitan dengan term qaum kita dapat melihat firman Allah SWT dalam QS al Hujurat ayat 11 yaitu :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ ۖ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمَانِ ۚ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

Artinya:
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim”

1
2
3
4
5
6
Previous articleMenyingkap makna Kematian dalam Al Qur’an
Next articleISTIRAHAT DARI MENGATUR APARAT AGAR MATA HATI TETAP SEHAT
Kang Hakim Hasan, aktivis Peace Leader Indonesia, LTN Kab Bogor dan Pergunu kota Depok. kesehariannya aktif ngajar ngaji Lekar di beberapa Surau Bogor-Depok, suka Travelling Ziarah mengumpulkan data Auliya nusantara dan Dunia, pernah riset ke makam Imam Ghazali (Thus), Imam Abu Hanifah (Irak) mencari jejak auliya dunia, bisa dinikmati hasil perjalanan nya di @liputansantrinusantara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here