Bintang Emon: Oligarki, Komedi, dan Posisi Santri

1164

Baru-baru ini Video yang di unggah Bintang Emon seorang komika dengan akun @bintangemon menjadi viral ketika ia membuat sebuah lelucon tentang kasus Novel Baswedan dengan bermuatan kritik yang sarkastik.

Rupanya lelucon Bintang Emon tersebut membuat para oligarki tersinggung atau tepatnya kepentingan mereka terganggu. Akhirnya, kini Bintang Emon diserang oleh para buzzer dengan tuduhan pemakai narkoba.

Dalam oligarki, dikenal dengan istilah “Kill the Messenger” yaitu ketika “Kritik dibalas dengan intrik, dan argumen dibalas dengan sentimen” Najwa Shihab (15/06/2020). Maka dalam situasi seperti ini para oligarki akan melakukan apapun demi menjaga keberlangsungan kekayaanya, yang tidak ada pun bisa diada-adakan termasuk jika itu harus membunuh (baik dalam arti secara harfiah atau tidak) bagi siapa saja yang mengganggunya.

Iklan Layanan Masyarakat

Maka jelas bahwa lelucon Warkop DKI di akhir filmnya bisa dimaknai sebagai: “Tertawalah pada ketidakadilan, sebelum mereka yang terganggu melarangmu.”

3 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here