Bintang Emon: Oligarki, Komedi, dan Posisi Santri
Maka Bintang Emon telah mengeluarkan seluruh bentuk keresahannya sebagai rakyat yang bebas dan berdaulat terhadap isu politik yang terjadi dengan lelucon tendensius paling receh.
Di dunia santri, lelucon dalam hal ini humor tentu bukan sesuatu yang asing. “Humor itu lekat dengan santri dan menjadi bagian dalam keseharian santri.” Bagitu kata Gus Dur dalam sebuah acara talk show.
Berbicara soal santri dan humor, kita tidak bisa melupakan sosok Gus Dur, sebab dia adalah tokoh yang sangat ikonik dengan santri dan humor-humornya. Ibaratnya kalo kita menanyakan bagaimana sosok Gus Dur, maka kita juga harus berbicara tentang humor-humornya yang begitu melekat.
Apa yang dilakukan oleh Bintang Emon juga pernah dilakukan oleh sosok Gus Dur. Sebagai seorang santri, Gus Dur juga pernah membuat sebuah lelucon yang menyinggung oligarki pada masa Soeharto. Tentu dengan cara yang sarkastik pula.
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.




Mantap sekali tulisan mas gue ini..
Semoga kedepannya bisa menjadi penulis yang membangun bangsa
Mantap sekali tulisan mas gie ini..
Semoga kedepannya bisa menjadi penulis yang membangun bangsa