Fenomena ‘Cocokologi’ Ayat Al-Qur’an saat Wabah Covid-19

60
Makna Hijrah dan Jihad dalam Al-Qur’an

Bandar Lampung, NU Online – Takalluf atau pemaksaan dalam mengaitkan ayat Al-Qur’an dengan sebuah fenomena yang sedang terjadi, saat ini muncul di tengah wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Padahal baik secara denotasi bahasa maupun konteksnya, sama sekali tidak ada yang bisa dikaitkan antara ayat dengan fenomena tersebut.

Ada banyak ayat yang bisa memberikan tuntunan kepada kita dalam bagaimana memahami dan menyikapi virus Corona yang terjadi. Akan tetapi mencari ayat dalam Al-Qur’an yang membahas secara langsung tentang virus Corona adalah bagian dari “Cocokologi” dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an.

“Baru-baru ini sempat viral di medsos, bahwasannya perintah menetap diri di dalam rumah guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona, telah diisyaratkan oleh Al-Qur’an dalam surat Al Ahzab: 33, yang berbunyi Wa Qarna Fî Buyūtikunna (dan hendaklah kamu tetap di rumahmu),” kata Dosen Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, H Yusuf Baihaqi, Ahad (29/3).

Menurut alumni Al Azhar Mesir ini, mengaitkan potongan ayat tersebut dengan fenomena virus Corona jelas-jelas merupakan bagian dari At-Takalluf dalam menafsirkan teks Al-Qur’an. Setidaknya ada enam dasar yang mengiringinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here