The news is by your side.

Indonesia, antara Islam dan Barat

Gejala ekstremisme, baik kanan mupun kiri, justru terbaca jelas sejak reformasi begerak dan bergulir menyentuh setiap sendi kehidupan bangsa kita. Transisi dan konsolidasi demokrasi yang berjalan lambat pada satu sisi, dan hilangnya kekuatan dominan yang dapat menjadi kelompok penekan terhadap idiologi tunggal, telah menyemai tumbuhnya gerakan radikal dan ekstrem. Establishme idiologi dan sistem ketatanegaraan mulai diusik oleh kelompok ekstremisme dan hendak digantikan dengan idiologi mereka yang berwatak singularisme. Artinya, keragaman dan kebhinekaan yang secara faktual diakomodir oleh idiologi Pancasila, akan diberangus oleh kelompok radikal. Keragaman itu akan diubahnya atau setidaknya tidak diakuinya, dan hanya satu jalan mencapai cita-cita melalui keimanan yang tunggal.

Harus diakui, kelompok Islam radikal adalah bagian yang penting dari kelompok-kelompok yang hadir ingin menggeser konsensus nasional kepada Islam yang mereka pahami dan pedomani. Di tahun 1945, para pemimpin muslim, yang ikut merumuskan Pancasila, demi menjaga perasaan non-muslim, yang juga merupakan bagian integral dari bangsa kita, rela menghapus butir …” kewajiban menjalankan syareat Islam bagi pemeluknya..” pada sila  pertama Pancasila, seperti terumuskan dalam Piagam Jakarta.

Tetapi kemudian, sekarang, ada beberapa kelompok muslim yang seperti terjaga dari mimpi dan tidurnya, kemudian mendapatkan dirinya berada pada negara nasional-modern yang jauh, menurut mereka, dari sifat-sifat ke-Islaman (  Abdul Wahab El Effendi, 1993 ). Kelompok ini seperti mengalami dis-orientasi, frustasi, anomie, karena apa yang mereka dapatkan dalam mimpi hidup di negara Madinah era kenabian, tak kunjung mereka dapatkan.

Penulis
Toufik Imtikhani, SIP

Baca juga resensi buku lainnya :

  • Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
  • Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
  • Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.
Leave A Reply

Your email address will not be published.