Karut-Marut Kriteria Seleksi POP Kemdikbud

25
Karut-Marut Kriteria Seleksi POP Kemdikbud

Fatkhu Yasik – Sejak dipimpin Nadiem Makarim, berbagai kebijakan inovatif yang diciptakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI telah menyedot perhatian banyak pihak. Melalui narasi besar kebijakan merdeka belajar dan kampus merdeka, Nadiem berhasil menyemai harapan di hati khalayak ramai akan masa depan pendidikan yang cerah di kemudian hari.


Meskipun demikian bukan berarti Nadiem beserta jajarannya imun dari kritik para praktisi pendidikan. Salah satu yang terhangat adalah kritik masyarakat terhadap pelaksanaan Program Organisasi Penggerak (POP) yang menjadi turunan dari kebijakan merdeka belajar.


Dalam Surat Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Nomor 2314/B.B2/GT/2020 tentang Pemberitahuan Hasil Evaluasi POP, ada 183 proposal yang dinyatakan lolos untuk menerima hibah dari Kemdikbud. Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah yang memiliki ekosistem pendidikan mengakar di masyarakat masing-masing memperoleh satu hibah kategori Gajah dengan nilai bantuan sebesar Rp20 miliar.

Iklan Layanan Masyarakat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here