The news is by your side.

Ketika Agama (Kaum Radikal) Menjadi Musuh Pancasila

Hal yang tidak terpikirkan, andaikata tujuh kata itu ditetapkan menjadi sila pertama, mungkin akan terjadi perang saudara sesama umat Islam Indonesia.

Sebab ketika sila pertama ini mau diterapkan dalam bentuk Undang-undang dan Peraturan Pemerintah, syariah versi siapa wajib dijalankan bagi pemeluknya? NU, Muhammadiyah, Syarikat Islam atau Persis? Bukankah di zaman itu, friksi antar kelompok Islam cukup tajam.

Revisi sila pertama menjadi empat kata Ketuhanan Yang Maha Esa, sekaligus mengubah corak keagamaan negara Indonesia, dari formalitas ke substansial. Dari berorientasi kepada syariah menjadi berorientasi kepada aqidah.

Umat Islam Indonesia bisa bersatu atas dasar aqidah tauhid dan terhindar dari perang saudara karena perbedaan masalah penerapan syariah (fiqih). Revisi tujuh kata menjadi empat kata sila pertama Pancasila, seharusnya dianggap sebagai berkah yang wajib disyukuri bukan sebagai dosa politik yang harus disesali.

Baca juga resensi buku lainnya :

  • Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
  • Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
  • Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.
Leave A Reply

Your email address will not be published.