Ketika Agama (Kaum Radikal) Menjadi Musuh Pancasila
Sama seperti “benturan” pertama, “benturan” kedua antara agama dan Pancasila, kental dengan perasaan kalah secara politik umat Islam terhadap Orde Baru. Tokoh-tokoh umat Islam kecewa berat dan marah kepada Soeharto.
Soeharto yang ditolong waktu memberantas PKI dan didukung untuk naik ke puncak kekuasaan, malah meninggalkan ulama dan dekat dengan tokoh-tokoh non-Muslim. Kebijakan politik Soeharto tidak berpihak kepada umat Islam.
Sehingga wacana asas tunggal yang dilontarkan Soeharto ditolak oleh ulama dan tokoh-tokoh umat. Penolakan tersebut sejatinya bukan karena Pancasila itu salah menurut aqidah dan syariah Islam, akan tetapi lebih sebagai sikap perlawanan, pelampiasan kekecewaan dan kemarahan terhadap Soeharto.
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



