Kiai Afifuddin: Kita Takzim pada Habaib, Tetapi Indonesia Terlalu Terbuka
Ia mengatakan bahwa pengurus dan warga NU diajari oleh para kiai untuk memuliakan manusia secara umum, terlebih lagi habaib dan orang berilmu seperti para kiai pesantren. Menurutnya, sampai kapan pun, wejangan para kiai terdahulu untuk menghormati habaib tidak pernah akan pudar di kalangan warga NU dan pengurusnya.
Sebagaimana diketahui, masyarakat belakangan dikejutkan dengan video seorang penceramah bernama Ja’far Shodiq bin Sholeh Alattas yang bersumber dari chanel YouTube ‘Chanel habib ja’far shodiq bin sholeh alattas’ yang diunggah pada 30 November 2019.
Dalam video tidak lebih dari dua menit itu, penceramah menyinggung agamawan yang menjual agama untuk duniawi. Penceramah pada video itu kemudian menyebut Kiai Maruf Amin sebagai hewan yang buruk dalam kepercayaan umat Islam.
Pewarta: Alhafiz Kurniawan
Editor: Kendi Setiawan
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



