Masa Depan Manusia Setelah Corona

23
Masa Depan Manusia Setelah Corona

Risalah ini berusaha menggabungkan beberapa pendekatan dalam wacana berpikir, yang dialamatkan untuk memapas virus ketakutan di tengah masyarakat Indonesia—dan semoga warga dunia. Setelah berbulan lamanya kita hidup dalam kepungan pandemik atau pagebluk dalam bahasa orang bahari, ada beberapa hal yang menarik untuk diamati.

Lihatlah bagaimana China yang menjadi awal mula kehadiran Corona (baca: Covid-19), dibuat tunggang langgang, bekerja keras siang-malam, dihujat sana-sini, dikambinghitamkan, dan kemudian tampil sebagai kampiun. Berbanding terbalik dengan Amerika—musuh bebuyutannya, yang mendaku sebagai negara adidaya, dan rupanya langsung babak bundas dihajar makhluk tak kasat mata. Ribuan orang di sana, mati dalam satu hari. Lantaran tak punya pilihan, alhasil Paman Sam terpaksa mengemis pada Negeri Tirai Bambu untuk mengatasi wabah global ini.

Satu teori konspirasi yang mengatakan Amerika sebagai biang kerok kelahiran Corona, patah arang. Tapi rupanya muncul teori lain. Bunyinya, kalangan elite global yang mengendalikan Amerika lah penanggungjawab ini semua. Anda bisa menelusurinya melalui pemberitan media nasional atau asing beberapa tempo lalu—terutama ketika Indonesia mulai kalang kabut. Ujug-ujug datanglah tawaran utang dari Bank Dunia, yang katanya untuk menghadapi pandemi yang kian memburuk.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here