The news is by your side.

Mematahkan Gagasan Disertasi Abdul Aziz

Mengingkari keberadaan sinonim dalam bahasa (atau biasa disebut Asynonymy) adalah kesalahan fatal. Bila prinsip ini dipegang, maka tentu tidak akan ada thesaurus. Orang yang tidak mengakui sinomim akan kesulitan dalam tes kemampuan verbal (semacam Tes Potensi Akademik), sebab di sana terdapat soal-soal yang mengukur kemampuan seseorang dalam memahami kata-kata yang sinonim maupun antonim.

Sewaktu menulis skripsi, saya mendapati kritik Yusuf al-Qardhawi terhadap Syahrur yang menolak sinonim ini. Sekedar informasi, skripsi saya membahas komparasi pemikiran Yusuf al-Qardawi dan Imam Nawawi. Kata al-Qardhawi, Syahrur ini tidak paham ilmu tafsir.

Kesalahan Syahrur ini ditelan begitu saja oleh si Abdul Aziz. Ia menganggap bahwa “milkul yamin” bukan budak, tetapi sekedar komitmen dengan syarat dan ketentuan tertentu di luar nikah. Lalu diseretlah kepada konteks Indonesia.

Baca juga resensi buku lainnya :

  • Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
  • Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
  • Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.
Leave A Reply

Your email address will not be published.