Merindukan Kawasan Timur Tengah yang Damai
Bukan berarti kekuatan militer tidak penting lagi, hal ini tetap diperlukan untuk menjaga kedaulatan dan keamanan. Kekuatan militer penting untuk menunjukkan nilai tawar dalam negosiasi, tetapi bukan untuk menyerang negara lain atau melakukan perang proxy. Anggaran yang terlalu besar untuk belanja militer, berarti mengurangi proporsi bidang lain seperti ekonomi, pendidikan, kesehatan atau bidang penting lainnya.
Timur Tengah menjadi lokasi strategis secara geopolitik karena sumber minyak dan gas yang melimpah di wilayah tersebut. Kekuatan besar dunia berebut mengamankan pengaruhnya sementara penguasa lokal mencari perlindungan internasional yang mempertemukan kepentingan dua pihak ini. Saudi dan Iran berebut pengaruh regional. Juga terdapat Israel yang jadi musuh bersama di Timur Tengah tetapi sekutu utama Amerika Serikat. Tak ketinggalan, Rusia juga berusaha merebut kembali pengaruhnya yang sempat pudar setelah keruntuhan Uni Soviet. Perbedaan kepentingan atau kompetisi antar berbagai kekuatan menjadikan konflik rentan terjadi. Namun, hal tersebut tidak dapat menjadi alasan untuk pembenaran untuk membiarkan hal tersebut terus berlangsung karena rakyat yang menjadi korban dari perang.
Saatnya negara-negara di Timur Tengah bersaing secara sehat untuk menunjukkan pengaruhnya. Tetapi pendekatan konvensional dengan senjata sudah harus diakhiri. Pendekatan kreatif yang mampu memberi kesejahteraan bagi banyak pihak, bukan malah menghancurkan, mesti dikedepankan. Dubai dan Qatar telah memulainya. Sekalipun mereka negara kecil, tapi telah mampu menunjukkan eksistensinya di peta dunia. Negara lain seharusnya dapat mengembangkan kreativitasnya untuk dapat tampil di panggung dunia. Jika itu yang dikedepankan, semuanya akan gembira. Tak perlu ada yang menderita karena perang. (Achmad Mukafi Niam)
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



